Jumaat, 12 April 2013

Aku dan Kosongan Aku


   


      Kumulai dari kekosongan dan kehampaanku ini
halaman demi halaman kertas telahku lalui
lembaran demi lembara telahku buka
satu-persatu sampai habis
amis, manis,pekat,pahit telahku rasa dan menikmati semuanya


         namun dimanaka engkau bermeditasi  dan bersemayam selama ini
wahai cinta yang selalu berniaga dengan kekosongan
nampakkan wajahmu yang berada didalam kekosongan itu
seperti kata orang kamu tak dapat dilihat  disentuh namun
aku dapat merasakan keberadaanmu
dan kamu berada dalam rasaku untuk aku bersamamu

      entah dimana tempatmu aku tak tau itu
di gelap,terang,redup,senyap hitam atau pun putih
aku tak dapat memprediksi kannya
ataukah kamu berada di daging,tulang,darah kulit ataupun
di urat nadi leherku  aku pun tak perna tau itu

        apamungkin kau berada di tempat yang lunak
yang di liputi oleh daging gerakan urat- bahkan 100 urat berada didalamnya
dan  di salurih oleh dara yang selalu mengalir deras
 yakni ( hati ) kecil yang berada di dalam dadaku ini
sekali lagi aku tak pernah tau akan keberadaanmu
Tunjukan dirimu padaku jangan engkau berlama-lama

        dengan kekosongan sebab aku ini sang pecandu cinta
yang telah lebur bersama bayang-bayangmu dan juga frustasi
ingin menikmati cinta darimu duhai maha cinta
dan sang pemilik cinta yang abadi dan kekal untuk selamanya
ijinkanlah aku sang penikmat cinta dan menjadi candu setiamu
agar aku takdapat keluar lagi dari tempat persemayammu.

Afrissal.Ghizbayo
Jogja- 01-01-2013


       




Tiada ulasan:

Catat Ulasan