Aku menikmati secawan anggur merah
di malam hari dan membuwatku mabuk
dalam kenikmatan Cinta kasih
disaat yang bersamanpun aku mendengar
suara nyayian Kafila-kafila malam datang
sembari menghampiri diri ku ini
dan menyayikan lagu tentang cinta
yang membuwat aku merasakan
nyatanya Cintaku ini untukmu kekasihku
walau haya dalam hayalan dan imajinaji belaka
namun dapat membuwat aku Frustasi
dengan kehangantan yang takpernah
aku rasakan sebelumnya pada masa lalu
disaat aku tenggelam dalam imajinasi
disana aku merasa bercembuh dengana dirimu kekasihku
wahai separuh Nafsku yang sedang
bermunajat dengan pencarian takterbatas
di kerajaan seberang yang berada di wilayah timur
di saat ini malam ini aku pun terkotang - katung dengan
bayang-bayang semu wajahmu Yang Indah,
cantik, manis, dan juga anggun itu kasihku.
Afrissal.Ghizbayo
Yogyakarta :
20/02/2013
Tiada ulasan:
Catat Ulasan